SUGENG RAWUH

Minggu, 16 Mei 2010

LOGO SMK NEGERI 1 BULUKERTO



Ini adalah logo dari SMK Negeri 1 Bulukerto, yang beralamat di Guli, Bulukerto, Wonogiri
untuk dari gambar tersebut, tanya aja sama yang buat He...he..he..

Jumat, 09 April 2010

PERINTAH BERJILBAB

Dibawah ini saya sampaikan dalil-dalil yang menyuruh kita wanita muslimah untuk berjilbab. Yaitu firman Allah subhanahuwa ta'ala dalam surat An-Nuur ayat 31:

"Katakanlah kepada wanita yang beriman:Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang biasa nampak dari mereka. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedada mereka dan janganlah menampakkan perhiasan mereka, kecuali kepad suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau puter-putera suami mereka, atau saudara-saudara mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka atau wanita-wanita islam atau budak-budak yang mereka miliki atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan terhadap wanita atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan, janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung."


Sebab turunnya ayat ini adalah sebagaimana yang diceritakan oleh Muqatil bin Hayan (dalam Tafsir Ibnu Katsir) dia berkata:
'Telah sampai berita kepada kami dan Allah Maha Tahu bahwa Jabir bin Abdullah Al-Anshari telah menceritakan bahwa Asma binti Murtsid tengah berada ditempatnya di Bani Haritsah. Tiba-tiba banyak wanita menemuinya tanpa menutup aurat dengan rapi sehingga tampaklah gelang-gelang kaki mereka, dada, dan kepang rambutnya. Asma berguman :Alangkah buruknya hal ini. Maka Allah Ta'ala menurunkan ayat ini'.

Diriwayatkan bahwa Aisyah radhiyallahu anha pernah berkata :
Semoga Allah merahmati wanita Muhajirin yang pertama yang tatkala Allah Ta'ala menurunkan ayat: Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung kedada mereka.. Mereka lantas merobek kain tak berjahit (muruth) yang mereka kenakan itu, lalu mereka berkerudung dengannya (dalam riwayat lain disebutkan: Lalu merekapun merobek sarung-sarung mereka dari pinggir kemudian mereka berkerudung dengannya.
(Hadits Riwayat Bukhari (II:182 dan VIII:397) dan Abu Dawud dan Al-Hakim (IV/194)).

Sedangkan riwayat dari Ibnu Abi Hatim lebih sempurna dengan sanadnya dari Shafiyah binti Syaibah yang mengatakan:
Tatkala kami berada disamping Aisyah yang menyebutkan keutamaan wanita suku Quraisy, lalu Aisyah berkata: Sesungguhnya kaum wanita suku Quraisy itu memiliki satu keutamaan . Dan, aku demi Allah tiada melihat yang lebih utama daripada wanita-wanita Anshar dan yang lebih membenarkan terhadap Kitabullah maupun keimanan terhadap Al-Qur'an. Tatkala diturunkan surat An-Nuur ayat 31, maka para lelaki mereka (kaum Anshar) langsung kembali pulang menuju mereka untuk membacakan apa yang baru saja diturunkan oleh Allah atas mereka , seorang laki-laki membacakan ayat tersebut kepada istrinya, putrinya, saudarinya serta kerabatnya. Tak seorang wanitapun dari mereka melainkan lantas bangkit untuk mengambil kain yang biasa dikenakan lalu digunakan untuk menutupi kepala (menjadikannya kerudung) dalam rangka membenarkan dan mengimani apa yang telah diturunkan Allah dari Kitab-Nya. Lalu pada pagi harinya dibelakang Rasulullah (menunaikan shalat shubuh) mereka mengenakan tutup kepala (kerudung) seakan-akan diatas kepala mereka itu terdapat burung gagak.
(Ibnu Katsir menuturkan juga riwayat ini, demikian pula Al-Hafizh dalam Fathul Bari (VIII/490), Imam Thabrani dalam Muljam Al-Kabir I/245-2 dan Ibnu Asakir dalam Tarikh Damsyiq (IV:46-1/243-1) Hadits ini diriwayatkan Bukhari dalam Tarikhnya secara ringkas dan juga oleh Abu Zurah ia mengatakan hadits ini shahih.)

Minggu, 28 Maret 2010

LIMA PILAR KELUARGA SAKINAH

Masyarakat adalah ceerminan kondisi keluarga, jika keluarga sehat berarti masyarakat juga sehat. Jika keluarga bahagia berarti masyarakatnya juga bahagia. Ada lima pilar untuk membentuk keluarga sakinah diantaranya sebagai berikut.

1. Dalam keluarga itu ada mawaddah dan rahmah (QS (30) : 21). Mawaddah adalah jenis cinta membara, yang menggebu - gebu dan "nggemesi", sedangkan rahmah adalah jenis cinta yang lembut, siap berkorban dan siap melindungi kepada yang dicintai. Mawaddah saja kurang menjamin kelangsungan rumah tangga, sebaliknya rahmah lama kelamaan menumbuhkan mawaddah.

2. Hubungan suami istri harus dasar saling membutuhkan, seperti pakaian dan yang memakainya (hunna libasun lakum wa antum libasun lahunna.QS (2) : 187).
fungsi pakaian ada 3, yaitu:
1. Menutup aurat
2. Melindungi dari panas dan dingin
3. Perhiasan
Suami terhadap istri dan sebaliknya harus memfungsikan diri terhadap tiga hal tersebut. Jika istri mempunyai kekurangn suami tidak menceritakan kepada orang lain, begitu juga sebaliknya. Jika istri sakit, suami segera mencari obat atau membawa ke Dokter, begitu pula sebaliknya. Istri harus selalu tampil membanggakan suami, suami juga harus tampil membanggakan istri, jangan terbalik. Jika ke luar rumah tampil menarik banyak orang sedangkan di rumah "nlombrot" menyebalkan.

3. Suami istri dalam bergaul memperhatikan hal - hal yang secara sosial dianggap patut (ma'ruf), tidak asal benar dan hak, Wa'a syiruhunna bil ma'ruf (QS (4) : 19).
Besarnya mahar, nafkah, cara bergaul dan sebagainya harus memperhatikan nilai - nilai ma'ruf. Hal ini terutama harus diperhatikan oleh suami istri dari kultur yang mnyolok perbedaanya.

4. Menurut hadits Nabi, pilar keluarga sakinah itu ada empat (idza aradallahu bi ahli baitin khoiron dst.) :
a. Memiliki kecenderungan kepada agama
b. Yang muda menghormati yang tua dan yang tua menghormati yang muda
c. Sederhana dalam belanja
d. Santun dalam bergaul
e. Selalu instropeksi

5 Menurut hadits Nabi juga, empat hal akan menjadi faktor yang mandatangkan kebahagiaan keluarga (arba'un sa'adat al mar'i), yakni :
a. Suami / istri yang setia (shaleh / Shalehah)
b. Anak - anak yang berbakti
c. Lingkungan sosial yang sehat
d. dekat rizkinya

(oleh : Ustadz Sudirman)

Rabu, 03 Februari 2010

PERGAULAN ANTARA LAWAN JENIS

Berikut ini akan diuraikan beberapa aturan islam berkaitan dengan masalah pergaulan antara laki-laki dan perempuan, antara lain :
  • Menjaga Pandangan
  • QS. An-Nur :30-31
  • "tidaklah seorang muslim melihat keindahan wanita kemudian ia menundukan pandangannya, kecuali ALLAH akan menggantinya dengan ibadah yang ia dapatkan kemanisannya" (HR. Ahmad).
  • "Semua mata pada hari kiamat akan menangis, kecuali mata yang menundukkan aatas apa yang diharamkan oleh Allah, mata yang terjaga dijalan Allah dan mata yang menangis karena takut kepada Allah" (HR. Ibnu Abi Dunya)
  • Menutup Aurat Secara Sempurna
  • QS. Al- Ahzab : 59
  • QS. An- Nur : 31
  • " Hai Asma, sesungguhnya perempuan itu apabila telah sampai umur/dewasa, maka tidak patut menampakkan sesuatu dari dirinya melainkan ini dan ini. Rasulullah berkata sambil menunjaukkan kapada muka dan telapak tangan hingga pergelangannya sendiri." (HR. Abu Dawud)
  • "Dari Abu Sa'id RA bahwasanya Rasulullah saw bersabda : "Seorang laki-laki tidak boleh melihat aurat sesama laki-laki, begitu pula seorang perempuan tidak boleh melihat aurat perempuan. Seorang laki-laki tidak boleh bersentuhan kulit sesama lelaki dalam satu selimut, begitu pula seorang perempuan tidak boleh bersentuhan kulit sesama perempuan dalam satun selimut". (HR.Muslim)
  • Bagi Wanita Diperintahkan untuk Tidak Berlembut-lembut Suara Dihadapan Laki-laki Bukan Mahram
  • (QS. Al- Ahzab :32)
  • Dilarang bagi wanita beperfian sendirian tanpa mahramnya sejauh perjalan satu hari
  • "Dari abu Hurairah RA ia berkata: rasulullah Saw bersabda: Tidak halal bagi seorang perempuan yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk bepergian yang memakan wakti sehari semalam kecuali bersama mahramnya". (HR. Bukhari Muslim)
  • Dilarang "berkhalwat" ( berdua-duaan antara pria dan wanita )
  • "Dari Ibnu Abbas RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: "janganlah sekali-kali salah seorang diantara kalian bersunyi-sunyi dengan perempuan, kecuali disertai mahramnya". (HR. Bukhori Muslim)
  • Laki-laki dilarang berhias menyerupai wanita, begitu pula sebaliknya.
  • "Dari Ibnu Abbas RA ia berkata: "Rasulullah SAW melaknat kaum laki-laki yang suka menyerupai kaum wanita dan melaknat kaum wanita yang suka menyerupai kaum laki-laki".(HR. Bukhari).

Senin, 01 Februari 2010

VALENTINE DAY

Valentine day, yang jatuh pada tanggal 14 Februari sangat digandrungi remaja. Dihari itu orang mencoba menunjukkan cintannya dengan saling mengirim kartu kepada anggota keluarga atau orang - orang yang dikasihinya. yang dominan sich ucapan sayang...?!? ditujukan buat do'i alias pacar. Biasanya kartunya sentimental berat, penuh rayuan gombal.
selain kartu ada juga yang ngirim hadiah ( boneka, gambar fantasi, yang paling sering adalah coklot berbentuk hati ). tidak cukup disini, perayaan valentine day belum lengkap kalo belom ngadain pesta dansa diiringi lagu cinta.

SEJARAH VALENTINE DAY

Dahulu dikota Roma pada abad ke-4 SM perayaan kasih sayang itu sudah ada. namun dullu perayaan itu namanya bukan valentine, karena perayaan hari kasih sayang itu sebenarnya untuk menghormati dewa mereka bernama lupercus.
Acara yang berbentuk upacara itu diselingi penarikan undian dalam rangka mencari pasangan. Dengaan menarik kertas brtuliskan nama para gadis mendapatkan pasangannyalantas mereka menikah dalam jangka waktu satu tahun. Sesudah itu mereka bisa ditinggalkan begitu saja, dan kalo sudah sendiri, mereka menulikan namanya untuk dimasukkan ke kotak undian pada upacara berikutnya.

Kegiatan rutin tersebut sudah dilakukan kurang lebih 800 tahun lamaya. Dan ketika khatolik mulai berkembang pada saat itu para pemimin gereja ingin turun andil dalam perayaan tersebut, Sehingga untuk menyiasatinya mereka mencari seorang santo (orang suci dalam agama khatolik) sebagai pengganti dewa lupercus. Mereka menemukan calaon pengganti lupercus yaitu santo vallentino, seorang uskup yang tewas sebagai martir sekitar 200 tahon sebelum masa itu.
Alasan mereka memilailih santo vallentino memang tidak terlepas dari riwayat valentino sendiri. Konon ia dihukum mati kaisar Claudius II karena melanggar dekritnya. Tahun 270 kekaisaran Roma memerlukan sejumlah tentara. Sang kaisar mengeluarkan dekrit yang melarang pernikahan, sebab dikhawatirkan tentara tidak semangat berperang. namun santo valentino berusaha menolong pasangan yang sedang dimabuk asmara itu, mereka menikah dan diberkati ditempat yang tersembuyi. Namun aakhirnya praktek itu ketahuan juga lantas santo valentino dihukum pancung.

Sesuai perkembangan, siasat pemimpin gereja itu nampaknya berhasil dengan sukses. Karena upacara semacam itu menjadi rutinitas yang harus dilakukan oleh pemujanya. Dan sebagai pembungkus dari kesan formal mereka menyajikan hiburan hiburan atau pesta. karena acara tersebut, banyak remaja yang terjebak pada pola perayaan hari kasih sayang. mereka melakukan hubungan seks sesuka hatinya, gonta ganti pasangan semaunya. Semua yang dilakukan itu sebenarnya dilakukan bukan karena cita tapi nafsu belaka.

VALENTINE DAY DALAM PANDANGAN ISLAM

Sebagai generasi muslim yang cerdas dan intelek, kita harus jritis dalam melihat suatu persoalan, nggak level donk kalo cuma ikut-ikutan doank..?!?
Cinta adalah fitrah dan anugrah yang diturunkan ALLAH pada manusia. Rsaulullah juga menganjurkan kita untuk mberikancinta dan kasih sayangnya kepada sesama manusia. Tapi cinta yang diajarkan Rasulullah bukan sepertim perayaan valentine yang cenderung mengumbar hawa nafsu belaka. cinta yang hakiki intu seperti cinta kepada kakak, adik, ortu, suami/istri.

Jadi kesimpulannya, valentine bukan ajaran islam tetapi itu adalah acara keagamaan umat nasrani, ingat naasehat Rasulullah SAW " barang siapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk kaum itu" ( HR. ABU DAWUD).
Kalo ngaku remaja muslim yang cerdas harus menolak valentine day. Menolak disini bukan berarti memusuhi, melecehkan atai mengucilkan. Rasa kasih sayang tidak harus ditunjukan lewat perayaan valentine day yang terkesan hura hura semata.
Dan untuk masalah cinta, tidak ada yang menandingi Rasulullah. beliau mencintai kita sebagai umatnya dan rela mengorbankan apa saja untuk berdakwah agar kita terhindar dari api neraka.
coba lihat dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah :128.

Sabtu, 31 Oktober 2009

Kamis, 16 Juli 2009